Sehat ala Rasulullah SAW
Literasi Sehat- Rasulullah SAW selalu menanamkan pola hidup yang sehat. Makanan dan cara beliau makan pun terjamin dilakukan dengan cara yang sehat. Beliau mengajarkan banyak sunnah-sunnah yang mengaitkan dengan berbagai hal mengenai kesehatan. Bahkan keseharian Rasulullah Saw yang berkaitan dengan kesehatan diakui dan terbukti secara medis baik dilakukan. Pola hidup sehat ala Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi pedoman bagi kita untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Apalagi di masa pandemi covid-19 ini, kita diharuskan memiliki imun tubuh yang kuat untuk melawan virus. Maka dari itu, asupan yang masuk ke dalam tubuh kita juga harus diperhatikan.
Berikut beberapa jenis makanan yang kerap dikonsumsi tata cara memakannya ala Rasulullah SAW:
1. Makan dari gandum dan kurma
Gandum dan kurma termasuk golongan makanan enak yang sehat. Gandum adalah tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu dan pakan ternak. Gandum yang kerap jadi bahan untuk kue, roti, dan bagel ini tidak hanya menjadi sumber energi, melainkan juga menawarkan segudang khasiat bagi tubuh.
Beberapa manfaat gandum diantaranya, mencegah dan mengatasi sembelit, mendukung fungsi sistem pencernaan yang sehat dengan membantu menghilangkan bakteri jahat di usus, menurunkan risiko penyakit kronis, seperti jantung, stroke, dan obesitas.
Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, gandum juga bisa untuk menyukseskan program diet lohh. Karena kandungan karbohidrat yang terkandung dalam gandum membuat kamu kenyang lebih lama. Dalam suatu penelitian melaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi produk biji-bijian dalam waktu lama mengalami penurunan berat badan.
Kemudian ada juga kurma, yang termasuk golongan makanan yang disukai Rasulullah SAW. Kurma kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Kurma sendiri memiliki manfaat yang besar seperti, mengatasi gangguan pencernaan, masalah jantung, anemia, diare, kanker abdomen, dan penyakit lainnya. Lain dengan si gandum yang dapat digunakan untuk menunjang program diet, kurma justru sangatlah baik untuk menaikkan berat badan.
2. Mengonsumsi laban (minum susu)
Rasulullah SAW ternyata penggemar susu lohh. Sunah ini bisa diikuti umat muslim karena susu mengandung banyak manfaat. Selain itu, susu juga minuman yang tercatat dalam Al-Quran. Dalam surah An-Nahl ayat 66 disebutkan bahwa susu adalah salah satu minuman yang baik.
Diriwayatkan para sahabat, Rasulullah SAW pernah mengonsumsi susu sapi, susu kambing dan susu unta. Bahkan secara khusus, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk minum susu sapi. “Hendaklah kalian minum susu sapi karena ia makan dari setiap pohon.” (HR. Ahmad, Hakim dan Ibnu Hibban).
Kabar gembira untuk kita semua yahh.. selain rasanya yang enak, susu juga mengandung banyak sekali manfaat. Susu mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Mengonsumsi susu juga bisa mencukupi kebutuhan protein dan lemak pada tubuh sehingga peluang terjadi kekurangan nutrisi pun akan rendah. Namun harus diperhatikan juga, karena tidak semua susu dari hewan apapun boleh dan baik dikonsumsi.
“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS. An Nahl : 66)
Jadi, ayat tersebut menyimpulkan bahwa untuk meminum susu ambillah dari binatang ternak. Sapi termasuk binatang ternak bahkan termasuk tiga dari “bahimatul an’am” dalam sembelihan (unta, sapi dan kambing).
3. Rasulullah melarang makanan yang masih panas ditiup oleh mulut untuk dimakan.
Meniup makanan atau minuman merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh beberapa orang. Sering kita jumpai, seseorang makan makanan atau minum minuman panas lalu meniupnya. Seperti ibu yang menyuapi anaknya dengan meniup makanan sebelum dimasukan ke mulut anak atau seseorang yang meminum teh panas lalu meniupnya sebelum diminum. Kebiasaan tersebut seolah sudah menjadi hal yang biasa dilakukan, padahal meniup makanan atau minuman panas adalah perbuatan yang dilarang oleh Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW memakruhkan meniup minuman dan makanan, karena hal ini dapat mengubah aroma dari air. Abi Sa’id al-Khudri juga menjelaskan bahwa larangan meniup makanan panas agar cepat dingin itu mengindikasikan sifat serakah dan tidak sabaran. Memakan makanan yang masih panas dalam teori medis modern dapat menyebarkan virus. Mulut dan napas bisa mengandung virus. Ketika kita meniupkan napas ke makanan atau minuman, virus bisa menyebar menuju makanan atau minuman dengan cepat.
Nahh demikian cuplikan literasi mengenai makanan dan cara makan yang sehat ala Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat dan menjadi wawasan yang lebih untuk menjaga kesehatan kita semua. Tetep stay healthy and stay at home hehe…
Jaga iman jaga imun !!!
Salam sehat, salam semakin taat!! Semangat ✊

